Menyoal Pencemaran Minyak, Taman Nasional Diminta Tak Berpangku Tangan

  • Whatsapp
Kerap berulangnya pencemaran limbah minyak di wilayah perairan laut Kepulauan Seribu perlu perhatian serius bagi semua pihak. Tak terkecuali Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu (TNLKS) yang note bene adalah lembaga yang bertanggung jawab atas kelestarian lingkungan di wilayah Jakarta kepulauan ini.

Kerap berulangnya pencemaran limbah minyak di wilayah perairan laut Kepulauan Seribu perlu perhatian serius bagi semua pihak. Tak terkecuali Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu (TNLKS) yang note bene adalah lembaga yang bertanggung jawab atas kelestarian lingkungan di wilayah Jakarta kepulauan ini.

“Taman nasional jangan hanya garang terhadap warga yang merusak lingkungan karena mengambil pasir dan batu karang. Mereka juga harus tegas terhadap pelaku pencemaran dan tidak berpangku tangan,” ungkap Ketua Komite Nasional Pemuda Kepulauan Seribu, Lukman Hadi, baru-baru ini.

Bacaan Lainnya

loading...

Menurut dia, kerusakan lingkungan akibat pencemaran minyak jauh lebih merusak dan banyak biota laut yang terdampak. Karena itu, KNPI sebagai bagian dari unsur masyarakat sangat menunggu sepak terjang TNLKS guna menindak tegas pencemaran yang kerap terulang di perairan Kepulauan Seribu.

“Dari kami sudah berikhtiar dan melaporkan pencemaran itu ke Kementrian Lingkungan Hidup. Kami sangat berharap tidak ada sesuatu dibalik lemahnya penindakan terhadap pencemaran minyak di Kepulauan Seribu,” tutur Lukman.

Disebutkan Lukman, pencemaran limbah minyak yang terjadi baru-baru ini sebagian juga terpantau di zona inti konservasi penyu sisik yang merupakan kawasan perlindungan TNLKS. Hal itu sangat membahayakan kelangsungan penyu sisik sebagai biota yang dilindungi.

“KNPI akan mendukung penuh andaikata Taman Nasional bertindak tegas, karena kita yakin teman-teman di Taman Nasional sangat peduli akan kelestarian lingkungan di Kepulauan Seribu,” tegasnya.

Pos terkait