Tercemar Lagi, KNPI Minta KLHK Bentuk Pokja Tangani Pencemaran di Pulau Seribu

  • Whatsapp

BPSID, Pulau Kelapa – Pencemaran limbah minyak mentah (oil spill) di perairan Kepulauan Seribu hingga kini masih berlanjut. Bila pekan lalu terjadi di Pulau Pramuka dan Pulau Lancang, hari ini Selasa (20/10) limbah terlihat di sekitar perairan Pulau Kelapa.

Ketua DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kepulauan Seribu Lukman Hadi, menekankan pencemaran limbah minyak di Kepulauan Seribu harus menjadi perhatian Nasional.

Bacaan Lainnya

loading...

Bila diperlukan, kata Lukman, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mendorong Pemerintah DKI Jakarta membentuk kembali Tugas Kelompok Kerja (Pokja) guna menangani dan melakukan penelusuran asal pencemaran.

“Kenapa tidak, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan turun tangan, karena pencemaran sangat berdampak buruk terhadap kelestarian alam Kepulauan Seribu,” paparnya.

Selain pembentukan Pokja Pencemaran, Lukman juga meminta agar penelusuran atau identifikasi minyak mentah dilakukan badan penguji yang netral atau uji laboratorium independen bukannya di laboratorium milik PT Pertamina.

“Kami menduga, limbah minyak yang terjadi dua pekan belakangan ini adalah sisa pencemaran lalu yang belum tuntas dibersihkan oleh Pertamina,” tutur Lukman.

Maka dari itu, Lukman meminta agar pengujian sampel limbah minyak tidak dilakukan di laboratorium milik pertamina agar hasil uji terjaga independensinya.

“Ada keraguan hasil uji laboratorium bila dilakukan di Pertamina. Kami hanya menduga loh, bisa saja hasilnya tidak sesuai fakta yang di informasikan,” pungkasnya. (Sol/bps)

Pos terkait