Keberatan Tak Digubris, Warga Pulau Harapan Tuding Taman Nasional Arogan

  • Whatsapp

BPSID, Pulau Harapan – Lembaga Masyarakat Kelurahan (LMK) Pulau Harapan bersama sejumlah warga setempat mengaku kecewa karena keberatan yang diajukan untuk tidak menanam pohon mangrove berdekatan dengan badan jalan tidak digubris.

Bahkan, Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II Pulau Harapan tetap melanjutkan penanaman dan seakan unjuk kekuatan dengan kembali menyertakan aparat keamanan.

Dari pantauan kontributor beritapulauseribu.id, Minggu (18/10), sejumlah warga mendatangi lokasi penanaman didampingi oleh anggota LMK RW 01 dan RW 02 Pulau Harapan.

“Kami tetap tegas menolak penanaman mangrove itu, karena dikhawatirkan akan menjadi sarang nyamuk dan hewan melata. Secara lisan telah kami sampaikan” tegas Syahdan, Ketua LMK Pulau Harapan.

Selain secara lisan, dikatakan Syahdan, pihaknya juga telah melayangkan nota keberatan yang telah diberikan secara tertulis pada Sabtu, 17 Oktober 2020, akan tetapi pihak SPTN Wilayah II Pulau Harapan masih tetap melanjutkan penanaman dan seakan menunjukkan arogansinya.

“Jika kami tidak setuju, seharusnya kami diajak diskusi, jangan langsung dipaksakan juga, ini terkesan mau ngajak ribut masyarakat dengan memaksakan kehendaknya sendiri,” katanya.

Sejatinya, Syahdan mengakui, penanaman mangrove program yang bagus, namun yang menjadi masalah keberatan pihaknya adalah pemilihan lokasi yang kurang tepat. Atau mungkin, sambungnya, kegiatan itu hanya dijadikan bahan laporan bantuan dari pihak tertentu, semisal CSR dari perusahan swasta.

“Area laut dangkal sangat kami butuhkan untuk pemenuhan lahan permukiman yang sudah habis, tapi jika perairan laut dangkalnya ditanami mangrove kami mau kemana mencari lahan untuk membuat rumah tinggal,” keluh Syahdan.

“Intinya, kami menolak dilaksanakannya penanaman mangrove itu, masa kami harus tinggal dikelilingi oleh hutan mangrove, jika hal itu tetap dijalankan maka kami akan lakukan aksi ke kantor mereka dan ke kelurahan,” imbuhnya. (Jun/bps)

  • Whatsapp