Terlau Dekat Badan Jalan, LMK Sesali Penanaman Mangrove di Pulau Harapan.

  • Whatsapp
Foto : Penanaman bibit pohon mangrove disesalkan warga Pulau Harapan karena terlalu dekat dengan badan jalan sambung. (Dok. Istimewah)

BPSID, Pulau Harapan – Ketua Lembaga Masyarakat Kelurahan (LMK) Pulau Harapan Syahdan mengaku tidak setuju dengan penanaman pohon mangrove yang terlalu dekat dengan badan jalan sambung antara Pulau Harapan dengan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara.

“Kami dengan beberapa warga menolak dan tidak setuju dengan penanaman mangrove itu,” tegas Syahdan kepada beritapulauseribi.id, Jumat (16/10).

Bacaan Lainnya

loading...

Pasalnya, menurut dia, keberadaan pohon mangrove di lokasi tersebut sudah lebih dari cukup kalau tujuannya untuk mencegah abrasi. Selain itu, lokasi yang dipilih terlalu dekat dengan badan jalan sehingga keberadaan mangrove terkesan mubazir.

“Lokasinya terlalu dekat dengan badan jalan, kenapa tidak 70 atau 100 meter dari badan jalan jaraknya,” ujarnya.

Penanaman mangrove yang dilakukan itu, menurut Syahdan, terkesan dipaksakan dengan alasan untuk mencegah aktivitas pengurugan dan pembangunan di lokasi tersebut oleh warga.

Alasan itu, sambung Syahdan tidak masuk akal dan dengan tegas LMK menolak dan tidak setuju. Karena, rencananya jalan sambung antara Pulau Harapan dengan Pulau Kelapa akan dilakukan pelebaran badan jalan.

Pos terkait