Belum Tersentuh Program KPDJ, Penyandang Disabilitas di Pulau Lancang Kecewa

  • Whatsapp
Foto : Salah satu anak penyandang disabilitas di Pulau Lancang, Umama (6 tahun) bersama Ibu. Sejak lahir, Umama tidak dapat berbicara (gagu) dan mendengar (tuli) dan hingga saat ini belum tersentuh bantuan sosial. (Dok. Nak)

Pulau Lancang – Sejumlah penyandang disabilitas di Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan belum merata tersentuh program bantuan sosial. 

Mereka mengaku kecewa dan berharap ada perhatian dari pemerintah agar juga menerima bantuan sosial khusus bagi penyandang disabilitas.

Bacaan Lainnya

loading...

“Hingga detik ini, anak saya belum tersentuh bantuan sosial apapun, padahal sudah di data beberapa kali sebagai penyandang disabilitas,” ungkap Usman (41) orang tua salah seorang penyandang disabilitas di Pulau Lancang.

Usman mengaku, putrinya bernama Umama (6) sejak lahir hingga kini tidak dapat bicara dan mendengar. Dari pendataan instansi terkait Umama merupakan penyandang disabilitas. 

Namun, warga RT 001/02 Kelurahan Pulau Pari ini menyampaikan, putrinya tersebut belum mendapat bantuan sosial dari lembaga manapun, termasuk menerima Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ).

“Setahu saya, Jakarta kan ibu kota negara, masa ada warganya yang disabilitas tapi tidak diperhatikan sama sekali,” imbuhnya.

Kedepannya, Usman berharap agar pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial DKI Jakarta dapat juga memperhatikan para penyandang disabilitas di Kepulauan Seribu.

“Walau bagaimana pun, kita ini warga Jakarta juga. Perlakuannya harus sama apalagi bagi disabilitas yang pasti memiliki kebutuhan khusus,” jelasnya.

Lurah Pulau Pari Mahtum mengakui ada informasi terkait dengan belum adanya bantuan sosial bagi sejumlah penyandang disabilitas di wilayahnya. Untuk itu, dia berjanji akan menindaklanjuti informasi tersebut.

“Saya akan crosscek, kalau soal data kami pasti miliki. Terkait penerimaan program bantuan disabilitas mungkin masih dalam proses,” terangnya. (nak/bps)

Pos terkait