Kurangi Sampah Organik, Pulau Panggang Lirik  Budidaya Ulat Maggot

  • Whatsapp
(Dok. Istimewah)

Untuk mengurangi volume sampah rumah tangga (organik) di wilayahnya, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara melirik budidaya ulat maggot. 

Diharapkan, kegiatan budidaya maggot ini berkembang dan dapat menjadi solusi penanganan sampah serta sebagai sumber bahan pakan alternatif untuk kegiatan budidaya ikan.

Bacaan Lainnya
loading...

“Saat ini memang masih skala kecil, selanjutnya akan kita coba kembangkan di lingkungan masyarakat agar memiliki dampak lebih luas lagi,” ucap Pepen Kuswandi, Lurah Pulau Panggang, Minggu (27/9).

Dikatakan Pepen, untuk proses budidaya dilakukan oleh Petugas PJLP dari Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu. Nantinya, pelaksana akan melakukan edukasi dan praktik budidaya ulat maggot ke masyarakat.

“Bila ini berhasil, kita ingin ada transfer pengetahuan kepada masyarakat dalam melakukan budidaya ulat maggot agar dampaknya dirasakan lebih luas,” jelas Pepen.

Bupati Kepulauan Seribu Junaedi menyambut baik inovasi yang dilakukan oleh perangkat Kelurahan Pulau Panggang. Budidaya Ulat maggot dapat menjadi solusi penanganan sampah organik di Kepulauan Seribu.

“Harus banyak inovasi untuk menyelesaikan masalah wilayah, dan tentunya memiliki dampak positif dalam pelaksanaannya dan salah satunya kegiatan budidaya ulat ini,” tutur Junaedi.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, sambung Junaedi, senantiasa mendukung inovasi-inovasi yang dilakukan perangkat wilayah. Permasalahan kewilayahan harus dapat diatasi dengan program pemberdayaan dan pengembangan potensi wilayah.

Pos terkait