Tumpahan Minyak Mentah Ditemukan di Pantai Palau Kelapa Dua

  • Whatsapp
Foto : Tumpahan minyak mentah ditemukan di pantai Pulau Kelapa. Keberadaan minyak mentah itu dikhawatirkan dapat menggangu kelangsungan hidup biota dan tumbuhan laut. (Dok. Istimewah)

Sekitar 2 kilogram minyak mentah berwarna hitam legam ditemukan di sapanjang pantai bagian barat Pulau Kelapa Dua, Kelurahan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara.

Diduga tumpahan minyak itu terbawa arus dari arah barat daya saat terjadi angin kecang di wilayah Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya
loading...

“Sudah dibersihkan oleh petugas Sudin Lingkungan Hidup, terkumpul sekitar 2 kilogram,” ungkap Ketua RW 05 Kelurahan Pulau Kelapa, Musliadi pada beritapulauseribu, Kamis (24/9).

Menurut dia, minyak mentah berupa cairan hitam legam itu diduga terbawa arus laut dari arah barat daya yang merupakan lintasan kapal-kapal besar.

“Mungkin minyak mentah itu buang kapal-kapal besar dan terbawa arus hingga ke Pulau Kelapa Dua,” tambahnya.

Sementara Kepala STPN 1 Pulau Kelapa Dua, Isai Yusidarta berpendapat untuk membuktikan sumber pencemaran hanya dapat dilakukan dengan melakukan screening DNA dari minyak mentah yang dikumpulkan.

“Minyak mempunyai DNA, jadi untuk membuktikan dari mana sumber pencemaran harus dilakukan uji laboratorium,” terangnya.

Terkait dengan dugaan tumpahan minyak mentah itu bersumber dari kapal-kapal tanker, Isai mengatakan, bila lokasi pencemaran tidak jauh dari jalur kapal, hal itu sangat bisa terjadi.

Namun, bila lokasi jauh dan tidak ada jalur kapal maka harus dicari sumber lainnya yang berpeluang menjadi sumber pencemaran, seperti aktivitas pengeboran kilang minyak.

“Terpenting kita harus cari sumbernya, karena pencemaran minyak mentah akibatnya sangat merugikan terutama kelangsungan hidup biota dan tumbuhan laut,” tegasnya.

Pos terkait