Wisatawan Dilarang ke Pulau Seribu, KAPT Mengaku Kecewa

  • Whatsapp

Sekitar 50 wisatawan yang hendak berlibur ke sejumlah pulau tujuan wisata penduduk terpaksa membatalkan kunjungan lantaran Kapal Angkut Penumpang Tradisional (KAPT) yang melayani rute pulau-pulau penduduk, hari ini Senin (14/9) dilarang mengangkut pengunjung wisata.

“Tidak ada pemberitahuan sebelumnya, kami kecewa padahal kita sudah keluarkan modal operasional kapal untuk ke Pelabuhan Kaliadem,” keluh Alfin (27) anak buah kapal (ABK) KM Satria kepada kontributor beritapulauseribu.

Bacaan Lainnya
loading...

Hal senada disampaikan Ending (52) ABK KM Zahro yang melayani rute Pulau Tidung. Menurut dia, bila hanya melayani penumpang ber-KTP pulau, pihaknya pasti rugi karena pemasukan jauh lebih kecil dari biaya operasional yang dikeluarkan.

“Kapal dilarang bawa penumpang wisata, kalau hanya penumpang yang orang pulau, kami pasti rugi,” ucap Ending.

Semantara dari pantauan beritapulauseribu di Pulau Pramuka, hari ini masih tampak kapal milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta melayani penyeberangan penumpang.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Nomor 156 Tahun 2020 pada poin angkutan perairan Kepulauan Seribu disebutkan pelayanan angkutan penumpang pada penerapan PSBB hanya beroperasi pada hari Senin dan Jumat saja.

Pelayanan kapal hanya disediakan bagi penumpang yang ber-KTP Kepulauan Seribu, Petugas TNI/Polri, dan petugas lainnya yang bertugas di Kepulauan Seribu yang dibuktikan dengan tanda pengenal dan surat tugas.

Pos terkait