Bupati Pastikan akan Menindaklanjuti PSBB di Kepulauan Seribu

  • Whatsapp
Foto : Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi. (Dok. Istimewah)

Bupati Kepulauan Seribu Junaedi memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu pada prinsipnya pasti akan menindaklanjuti penerapan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

“Kita menunggu kebijakan tertulis Pak Gubernur, baik surat keputusan atau peraturan gubernur. Prinsipnya, di wilayah Kepulauan Seribu siap menindaklanjuti PSBB,” ungkap Junaedi kepada beritapulauseribu.id, Kamis (10/9).

Bacaan Lainnya

loading...

Penerapan kembali PSBB di Jakarta tak lepas dari pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada konferensi pers pada Rabu 9 September 2020 kemarin. Berikut poin-poin yang disampaikan Gubernur :

  1. Situasi wabah di Jakarta saat ini berada dalam kondisi darurat.
  2. Pemprov DKI Jakarta memutuskan menarik rem darurat dan kembali ke PSBB ketat.
  3. Warga akan kembali berkegiatan dari rumah, beribadah dari rumah, bekerja dari rumah dan belajar dari rumah.
  4. Mulai Senin 14 September, seluruh kegiatan perkantoran akan dilakukan dari rumah dan akan ada 11 bidang esensial yang diperbolehkan beroperasi.
  5. 11 bidang non esensial yang izinnya dikeluarkan akan dievaluasi kembali.
  6. Seluruh tempat hiburan akan kembali ditutup. Kerumunan dan kegiatan yang mengumpulkan dilarang.
  7. Tempat ibadah yang boleh dibuka hanya di level kampung / komplek dan hanya boleh digunakan oleh warga setempat. Khusus tempat ibadah di zona merah / wilayah dengan kasus tinggi tidak diperbolehkan buka.
  8. Saat ini ambang batas kapasitas rumah sakit untuk ruang isolasi dan icu sudah melampaui angka batas aman dan diperkirakan akan mencapai kapasitas maksimal di 17 September 2020 dan setelah itu akan fasilitas kesehatan DKI Jakarta akan kolaps.
  9. Selama 6 bulan terakhir kasus COVID-19 di Jakarta didominasi 50% kasus OTG dan 35% adalah kasus gejala ringan-sedang.

Pos terkait