Belajar Kasus Narkoba Pulau Panggang, BNN Diminta Turun Tangan

  • Whatsapp

Sejumlah pihak menyikapi kasus penangkapan narkoba di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Minggu (6/9) kemarin. Melihat itu pihak berwenang dalam hal ini Badan Narkotika Nasional (BNN) diminta turun tangan ke Kepulauan Seribu.

“BNN harus turun ke Kepulauan Seribu, kalau perlu dibentuk BNN kabupaten agar lebih fokus memberantas narkoba di wilayah Jakarta kepulauan ini,” ujar Musleh, seorang tokoh pemuda Pulau Panggang kepada beritapulauseribu.id, Senin (7/9).

Bacaan Lainnya

loading...

Musleh mengatakan, peredaran narkoba di Kepulauan Seribu saat ini sudah sangat memprihatinkan. Itu terbukti dengan seringnya pengungkapan kasus narkoba di Kepulauan Seribu yang melibatkan anak usia remaja.

“Sasaran pengedar anak usia sekolah, ini tidak boleh ditinggal diam. Kita tahu semua narkoba musuh nyata bagi kita,” tegas Musleh yang juga penggiat jasa wisata di Pulau Pramuka ini.

Sementara dari sumber yang meminta namanya tidak disebutkan, narkoba di Kepulauan Seribu saat ini bukan hanya dikonsumsi anak usia remaja. Menurut dia, narkoba juga bahkan dikonsumsi oleh oknum ASN dan bahkan PJLP serta PPSU.

“Coba aja dilakukan tes narkoba massal oleh BNN bagi ASN, PJLP, dan PPSU di Kepulauan Seribu. Pasti kelihatan fakta-nya,” sebut sumber tersebut.

Dilansir dari pulauseribu.jakarta.go.id, Lurah Pulau Panggang Pepen Kuswandi mengatakan, pihaknya akan memberikan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi pemuda dan pelajar sekolah.

Menurut Lurah Pulau Panggang, Pepen Kuswandi, langkah ini dilakukan untuk mencegah masuknya peredaran narkoba di pulau, karena dapat merusak mental generasi muda, serta bisa menodai citra dan nama baik Pulau Panggang.

“Kita akan segera bersinergi dengan kepolisian atau BNN agar bisa memberikan sosialisasi pemahaman bahaya narkoba. Dan juga dukungan semua pihak, terutama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, RT/RW, FKDM serta LMK untuk bisa melakukan pengawasan dini,” kata Pepen

Pos terkait