Terkait Tiket PNBP Taman Nasional, Sudin Pariwisata Janji akan Mediasi

  • Whatsapp

Suku Dinas Pariwisata Kepulauan Seribu berjanji akan memediasi terkait dengan penerapan tiket masuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) oleh Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu pada 1 Oktober 2020 mendatang.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan Balai Taman Nasional, sebenarnya rencana itu seperti apa,” ungkap Kepala Sudin Pariwisata Kepulauan Seribu, Puji Astuti, Minggu (6/9).

Bacaan Lainnya

loading...

Menurut Puji, Taman Nasional merupakan tujuan wisata akan tetapi pengelolaannya dilakukan oleh Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu bukan dibawah kewenangan Sudin Pariwisata.

“Ini untuk kelanjutan pariwisata di Kepulauan Seribu, kami akan melakukan mediasi agar menemukan solusi terbaik,” jelas Kasudin.

Seperti diberitakannya sebelumnya, para pelaku jasa wisata menolak rencana penerapan tiket masuk PNBP tersebut pada 1 Oktober 2020 mendatang.

Tertera dalam surat pengumuman yang dikeluarkan oleh Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu bahwa penerapan PNBP untuk kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu sebagai upaya mengoptimalkan PNBP melalui pungutan kegiatan wisata alam di Taman Nasional Kepulauan Seribu.

Berikut besaran karcis PNBP yang dikenakan bagi wisatawan yang mengunjungi Kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu.

  1. Pengunjung umum pada hari kerja :
    Wisatawan Mancanegara (WNA)      Rp 150.000 per orang per hari
    Wisatawan Nusantara (WNI)             Rp     5.000 per orang per hari
  2. Pengunjung rombongan, pelajar, mahasiswa (min. 10 orang) :
    Wisatawan Mancanegara (WNA)      Rp 100.000 per orang per hari
    Wisatwan Nusantara (WNI)               Rp     3.000 per orang per hari
  3. Pengunjung umum pada hari libur (akhir pekan dan libur nasional) :
    Wisatawan Mancanegara (WNA)      Rp 225.000 per orang per hari
    Wisatawan Nusantara (WNI)             Rp      7.500 per orang per hari
  4. Pungutan jasa kegiatan wisata alam :
    Menyelam (Scuba Diving)                   Rp   25.000 per orang per hari

Untuk memenuhi ketentuan tersebut, pada surat diminta para pelaku jasa wisata, tour travel, pemandu, homestay, resort dsb untuk dapat memasukkan tarif tersebut pada paket wisata yang ditawarkan.

Berikut Gambar Surat Pengumuman Tersebut :

loading...

Pos terkait