Rawan Bahaya, Warga Desak Bangkai Kapal di Dermaga Pulau Harapan Dipindahkan

  • Whatsapp
Foto : Bangkai kapal karam di dermaga sandar Pulau Harapan. Warga meminta agar kapal itu segera dipindahkan karena dinilai membahayakan, Jumat 4 September 2020.

Bangkai kapal kayu eks angkutan penumpang tradisional yang karam di dermaga sandar Pulau Harapan, Keplauan Seribu Utara dinilai membahayakan warga.

Bangkai kapal yang telah berada sekitar dua bulan itu juga dianggap merusak pemandangan dan menggangu aktivitas pariwisata di Pulau Harapan.

Bacaan Lainnya

loading...

Karenanya, warga mendesak agar pihak terkait segera memindahkan kapal yang kondisinya telah keropos dan lapuk itu ke lokasi yang aman atau ditenggelamkan menjadi rumpon ikan.

“Warga sudah lapor, dan kita gerak cepat. Besok akan segera dipindahkan,” ujar Anggota Lembaga Masyarakat Kelurahan (LMK) Pulau Harapan, Sahdan, Jumat (4/9).

Memang, sambung Sahdan, keberadaan bangkai kapal milik warga Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan itu telah lama dikeluhkan warga karena membahayakan.

“Bahaya juga bila ada anak-anak mandi laut di situ. Jadi, agar menghindari hal-hal yang dikhawatirkan kita minta pemilik segera memindahkannya,” papar Sahdan.

Menurut dia, bila dalam waktu dekat ini tidak dipindahkan juga oleh pemilik, kita sudah bersepakat akan menenggelamkan kapal itu menjadi rumpon ikan.

Lurah Pulau Harapan Adi Apandi saat dikonfirmasi menyatakan bahwa pihaknya telah melayangkan surat teguran kepada pemilik agar segera memindah bangkai kapal itu.

Sedangkan kewenangan terhadap dermaga utama Pulau Harapan dibawah kendali Unit Pengelolaan Pelabuhan Daerah (UPPD) 2 Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

“Kita sudah menegur pemilik melalui surat agar segera mengevakuasi kapalnya. Sedangkan kewenangan penuh terhadap dermaga ada di UPPD 2,” jawabnya singkat.

Pos terkait