Sering Kehabisan Kuota Penumpang, Pelayanan Kapal Dishub DKI Dikeluhkan Warga Pulau Sebira

  • Whatsapp
Foto : Kapal angkutan penumpang milik Dishub DKI Jakarta melayani rute Pulau Sebira. (Dok. Kompas.com/Istimewah)

Seorang warga Pulau Sebira RW 03 Kelurahan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara mengaku kecewa dengan pelayanan yang diberikan oleh petugas Kapal angkutan penumpang milik Dinas Pehubungan DKI Jakarta.

Pasalnya, menurut dia, sering sekali petugas kapal milik pemerintah itu mengurangi kuota bagi penumpang tujuan Pulau Sebira yang notabene adalah pulau terjauh di gugusan pulau Kepulauan Seribu.

Bacaan Lainnya

loading...

“Sering saya dapati, kuota penumpang untuk warga Pulau Sebira disunat petugas. Padahal, kami sangat berharap angkutan ini untuk balik ke Pulau Sebira,” ungkap Ramatang (24) warga Pulau Sebira di Pelabuhan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Disampaikan Ramatang, seperti yang belum lama dialami, dirinya sangat kecewa lantaran tidak dapat membeli tiket tujuan Pulau Sebira padahal kuota penumpang masih tersedia. Petugas malah menyampaikan sudah habis dan telah dibeli oleh penumpang tujuan pulau lainnya.

“Faktanya, baru delapan orang warga Pulau Sebira yang naik kapal dari 12 jatah kuota untuk penumpang. Kan seharunya masih ada sisa empat lagi,” sebut ibu satu anak yang dalam kesehariannya berjualan roti ini.

Sejatinya, sambung Ramatang, pelayanan kapal angkut penumpang rute ke Pulau Sebira sangat didambakan. Karena, sebelum pelayanan itu ada, warga harus mengeluarkan biaya besar bila ingin ke Jakarta darat atau ingin kembali ke Pulau Sebira.

“Sebelum ada kapal Dishub, kami kesulitan bila ingin kedaratan Jakarta. Kalaupun ada tidak menentu menunggu ada kapal nelayan yang menjual ikan ke Kamal Muara. Jadi, mohon untuk warga Pulau Sebira jangan dikurangi jatah penumpangnya,” pinta Ramatang.

Pos terkait