Terjaring Razia Masker, 4 Wisatawan dan 6 Warga Dikenakan Sanksi Sosial

  • Whatsapp
Foto : Sejumlah warga dan wisatawan terkena penertiban penggunaan masker oleh Tim Gabungan. Mereka dikebakan sanksi sosial oleh petugas dengan membersihkan fasilitas umum. (Dok. Satpol PP Kep. Seribu)

“Empat wisatawan dan enam warga kita dapati tidak menggunakan masker, mereka langsung dikenakan sanksi teguran dan melakukan pembersihan fasilitas umum,”

 

Bacaan Lainnya
loading...

Pulau Harapan, (beritapulau) – Sedikit 10 orang terjaring razia penertiban Protokol Kesehatan Covid 19 yang dilaksanakan tim gabungan Satpol PP Kepulauan seribu dibantu TNI-Polri di wilayah Kecamatan Kepulauan Seribu Utara pada Jumat (21/8) kemarin.

Dari 10 orang tersebut terdiri dari 4 orang wisatawan dan 6 warga dari Pulau Harapan dan Pulau Kelapa. Mereka dikenakan sanksi teguran tertulis dan sanksi kerja sosial membersihkan fasilitàs umum menggunakan rompi orange bertuliskan pelanggar PSBB.

Kepala Satpol PP Kepulauan Seribu Rahmat Lubis mengatakan, pelaksanaan razia penertiban Protokol Kesehatan Covid 19 ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kasatpol PP Provinsi DKI Jakarta berdasarkan Pergub DKI Nomor 41 Tahun 2020.

“Kami dibantu unsur TNI-Polri rutin melakukan penertiban Protokol Kesehatan, ini untuk mengurangi risiko penularan Covid 19 dan juga upaya edukasi terhadap warga,” jelas Rahmat kepada beritapulauseribu.id, Sabtu (22/8).

Disampaikan Rahmat, pada razia penertiban penggunaan masker yang dilakukan di Pulau Harapan dan Pulau Kelapa didapati 10 orang tidak menggunakan masker saat berada di tempat umum.

“Empat wisatawan dan enam warga kita dapati tidak menggunakan masker, mereka langsung dikenakan sanksi teguran dan melakukan pembersihan fasilitas umum,” sebutnya.

Lebih lanjut, Rahmat berharap penertiban ini dapat membuat efek jera bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Seribu. Karena, menurutnya, kesadaran masyarakat sangat penting untuk memutus rantai penularan Covid 19.

“Meski Kepulauan Seribu terkategori zona hijau Covid, tapi kita tidak boleh lengah. Protokol Kesehatan Covid harus tetap diutamakan,” tuntasnya.

(drs/sag)

Pos terkait