Diberi Garis Polisi, Tangga Dermaga Sandar Pulau Pari Rawan Ambruk

  • Whatsapp

“Sejak empat bulan lalu diberi garis polisi, karena kondisinya memprihatinkan. Kapan saja bisa ambruk,”

 

Bacaan Lainnya

loading...

Pulau Pari, (beritapulau) – Tangga dermaga di pelabuhan Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan tampak tak terawat. Bahkan beton tangga dermaga untuk turun naik penumpang sudah retak dan melesak ke bawah.

Lantaran khawatir ambruk, sejak empat bulan lalu tangga dermaga tersebut diberi garis polisi dan papan peringatan. 

Kondisi ini jelas memprihatinkan dan sangat mengganggu nelayan dan aktivitas pariwisata di pulau yang terkenal dengan kawasan wisata Pantai Pasir Perawan ini.

“Sejak empat bulan lalu diberi garis polisi, karena kondisinya memprihatinkan. Kapan saja bisa ambruk,” ujar Mujiono, warga RT 002/04 Kelurahan Pulau Pari, Sabtu (22/8).

Dia menuturkan, sejatinya kondisi dermaga telah ditinjau oleh Bupati Kepulauan Seribu dan diminta agar menjadi perhatian pihak Unit Pengelolaan Pelabuhan Daerah (UPPD) 1 Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.

“Sudah ditinjau, tapi entah mengapa belum ada tindak lanjut. Padahal, warga di sini sudah mengeluh dan berharap agar segera diperbaiki,” tutur Mujiono yang juga pelaku jasa wisata ini.

Menurut Mujiono, dermaga itu merupakan aset pemerintah dan selama ini digunakan untuk kepentingan umum. Bahkan, dermaga itu juga sebagai pintu masuk utama ke Pulau Pari.

“Semua kapal baik milik pemerintah, swasta, dan warga semuanya berlabuh dan turun naik penumpang di sini. Tapi, kok kenapa tidak diperhatikan kondisinya. Bingung saya!,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPPD 1 Dinas Perhubungan DKI Jakarta selaku penanggung jawab terkait pengelolaan pelabuhan angkutan penumpang Maruli Tua Sijabat enggan menanggapi konfirmasi yang dilakukan beritapulauseribu.id.

Hingga informasi ini di publish, Maruli tidak menjawab sambungan telepon maupun menjawab konfirmasi melalui aplikasi berbagi pesan whatsapp.

(mjn/sag)

Pos terkait