Minta Pemkab Bersikap Tegas, GP Ansor Pulau Seribu Kecam Pencemaran Limbah Minyak

  • Whatsapp
Foto : Petugas PJLP LH tengah membersihkan gumpalan minyak mentah yang mulai mencair di pantai Pulau Tidung, Senin 17 Agustus 2020

Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kepulauan Seribu mengecam pencemaran lingkungan yang diakibatkan tumpahan limbah minyak hitam di perairan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, Minggu kemarin.

Ketua GP Ansor Kepulauan Seribu Arief Faturrahman, mengatakan peristiwa yang terjadi kemarin hingga saat ini pemerintah kabupaten hanya diam. Pihaknya meminta pemerintah untuk segera mengambil tindakan karena peristiwa tersebut merupakan pelanggaran dan sangat merusak ekosistem laut serta merugikan nelayan sekitar.

Bacaan Lainnya

loading...

“Pemkab, sebaiknya mengambil sikap, untuk segera membuat surat pernyataan tegas terhadap siapa saja pelaku yang tidak bertanggung jawab mencemari perairan Kepulauan Seribu,” kata Arief, Senin (17/8).

Kondisi ini, sambungnya, telah banyak menimbulkan dampak buruk terhadap ekosistem di laut dan pencemaran ini telah melanggar UU Republik Indonesia Noomor 32 Tahun 2014, Pasal 1 ayat (11) tentang Kelautan, dan kejadian tersebut termasuk kejahatan lingkungan.

“Jika tuntutan ini tidak direspon, kami akan mengambil sikap untuk ber-konsolidasi dengan seluruh elemen pemuda di Kepulauan Seribu,” tegasnya.

Senada dengan GP Ansor, DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kepulauan Seribu juga mengecam dan mendesak pemerintah kabupaten mengambil sikap tegas dengan mencari pelaku yang bertanggung jawab terhadap pencemaran tersebut.

“Provinsi DKI juga harus turun tangan, gubernur harus juga menyatakan sikap, pencemaran limbah minyak ini sangat merugikan dan merusak kelestarian alam di Kepulauan Seribu,” tutur Ketua DPD II KNPI Kepulauan Seribu, Lukman Hadi.

Pos terkait