Setelah Pulau Pari, Hari Ini Limbah Pek Cemari Perairan dan Pantai Pulau Tidung

  • Whatsapp
Foto : Limbah Minyak Mentah (Pek) Mengotori Pantai Pulau Tidung, Minggu 16 Agustus 2020

Setelah mengotori perairan dan sepanjang garis pantai selatan Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, selasa pekan lalu. Hari ini, Minggu (16/8) limbah pek (Tumpahan Minyak Mentah) mencemari perairan dan pantai di Pulau Tidung.

“Sebagian pek yang terdampar di pantai telah dibersihkan oleh petugas Sudin Lingkungan Hidup, sedangkan yang masih di tengah laut belum dibersihkan,” ujar Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Pulau Tidung, Munawar.

Bacaan Lainnya

loading...

Disampaikan Munawar, keberadaan limbah pek ini sangat mengganggu aktivitas wisata di Pulau Tidung khususnya di lokasi wisata Jembatan Cinta. Para wisatawan yang datang enggan mandi laut dan menyewa alat senorkeling dan watersport yang ada.

“Jelas merugikan, karena pek penyedia alat sepi penyewa dan kebetulan saat ini juga masa libur panjang,” jelas Munawar yang juga Ketua Bidang Pariwisata DPD II Komite Nasional Indonesia (KNPI) Kepulauan Seribu ini.

Sementara Lurah Pulau Tidung, Hafsah menyesali terjadinya pencemaran limbah minyak mentah di wilayahnya. Pasalnya, akibat pencemaran itu mengurangi kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Pulau Tidung.

“Saya sudah laporkan ke kabupaten, pihak Sudin LH sudah melakukan pembersihan limbah yang ada di pinggir pantai,” katanya.

Pos terkait