DKI Sudah Siapkan Bupati Baru untuk Pulau Seribu

  • Whatsapp

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan calon bupati baru untuk Kepulauan Seribu menggantikan bupati sebelumnya, Husain Murad yang telah pensiun per 1 Agustus 2020 lalu.

Sementara ini, jabatan Bupati Kepulauan Seribu dilaksanatugaskan kepada Wakil Bupati Kepulauan Seribu Junaedi hingga bupati definitif dilantik.

Bacaan Lainnya

loading...

“Sekarang sudah ditunjuk pelaksana tugas bupati, tentu kita ingin ada kesinambungan dan ada terus pembangunan di Kepulauan Seribu,” ungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria saat melakukan kunjungan kerja di Pulau Pramuka, Sabtu (15/8) kemarin.

Menurut Riza, calon yang ditunjuk sebagai bupati adalah orang yang mengerti dan memahami apa yang menjadi kebutuhan dan kepentingan masyarakat Kepulauan Seribu.

“Calon itu tahu caranya memajukan Kepulauan Seribu. Kita harapkan dia dapat terus membawa Kepulauan Seribu lebih baik lagi,” ucap Wakil Gubernur.

Sementara, Mantan Ketua Tim Sukses Anis Sandi pada Pilkada 2017, Noval Abudzar menegaskan bupati yang ditunjuk nanti harus membantu Gubernur DKI Jakarta dalam merealisasikan janji politik saat Pilkada 2017 lalu terkait dengan pembangunan di Kepulauan Seribu.

Disebutkan Noval, Bupati baru dapat mempercepat Kepulauan Seribu sebagai pulau pembangunan mandiri yang saat ini diturunkan dalam program Kawasan Strategis Daerah (KSD) dan menjadikan Kepulauan Seribu pusat ekologi Indonesia.

“Dia (bupati. red) harus dapat meningkatkan sumber daya dalam mengembangkan potensi wilayah dan meningkatkan kapasitas masyarakatnya,” sebut Noval kepada beritapulauseribu.id melalui sambungan telepon, Minggu (16/8).

Dikatakannya, figur bupati harus dapat berkomunikasi baik dengan warga, merangkul semua elemen potensial di Kepulauan Seribu, seperti pimpinan partai politik, mahasiswa, nelayan, dan para penggiat pelestarian alam.

Selain itu, disampaikan Noval, bupati harus dapat membuka ruang dan memfasilitasi bagi ASN yang merupakan putra asli Kepulauan Seribu untuk menjabat di sejumlah jabatan strategis di pemerintahan, seperti Sekretaris Kabupaten, Kepala Suku Dinas, hingga Camat dan Lurah.

“Tugas menjadi bupati bukan hanya legal formal profesi semata, dia harus membuktikan janji bakti kepada negara dan Tuhan yang maha esa, karena pasti akan ditagih tanggung jawabnya dikemudian hari,” tuntas Noval.

Pos terkait