PHE Bantah Jadi Sumber Pencemaran Minyak Mentah di Pulau Pari

  • Whatsapp
Foto : pulauseribu.jakarta.go.id

Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES) membantah menjadi sumber pencemaran minyak mentah yang terjadi di perairan  dan sepanjang garis pantai Pulau Pari, Kepulauan Seribu pada 11 Agustus 2020 lalu.

“Saat ini kami belum mengetahui dari mana ceceran minyak tersebut berasal. Kami telah mengerahkan seluruh anak perusahaan yaitu PHE OSES dan PHE ONWJ melakukan pengecekan di lapangan,” kata VP Relations PHE, Ifki Sukarya seperti dilansir dari media online resmi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu.

Bacaan Lainnya

loading...

Menurut dia, Sumur YYA -1 sudah ditutup sejak September 2019, dan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah menutup Status Darurat Penanggulangan Tumpahan Minyak Anjungan YYA -1 PHE ONWJ Juli 2020.

“Kami memastikan bahwa sampai saat ini sumur YYA-1 dalam kondisi aman. Buktinya perairan Karawang yang sempat tercemar limbah minyak, juga sudah pulih sejak September 2019,” jelasnya.

Bantu Pembersihan Minyak Mentah

PHE OSES & PHE ONWJ telah melakukan pengecekan di lapangan dan merespons ceceran minyak mentah yang muncul di Pulau Pari dengan membantu pembersihan pantai yang dilakukan oleh Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu bersama masyarakat Pulau Pari, dengan berkoordinasi dengan KSOP Kepulauan Kepulauan Seribu.

Pos terkait