Penting! Bupati Umumkan 7 Maklumat Cegah Corona di Pulau Seribu, Ini Isinya

  • Whatsapp
Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad. (Foto : Furqon)

Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad mengumumkan maklumat pencegahan dan antisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) di wilayah Kepulauan Seribu.

Maklumat harus dilakukan oleh aparatur sipil di lingkungan kerja pemerintah kabupaten dan semua elemen masyarakat di Kepulauan Seribu.

Bacaan Lainnya

loading...

Tujuh maklumat Bupati Kepulauaan Seribu sebagai berikut :
1. Apel atau upacara hari Senin bagi ASN ditiadakan,
2. Perpustakaan dan RPTRA untuk sementara diliburkan,
3. Perketat pengawasan bagi orang (warga dan wisatawan) masuk dan keluar dari Kepulauan Seribu,
4. Semua kantor pemerintahan termasuk sekolah dan lainnya wajib menyediakan cairan cuci tangan (hand sanitizer),
5. Mensosialisasikan cara bersalaman terbaru dengan tidak bersentuhan,
6. Melakukan aksi kebersihan di gedung pemerintah, masjid, dan tempat-tempat berkumpul masyarakat,
7. Selalu mengikuti perkembangan terkait virus corona yang kapan saja dapat berubah.

“Saya minta tujuh hal ini ditindaklanjuti agar dapat mencegah penyebaran virus corona,” tegas Husein Murad, Sabtu (14/3).

Khusus untuk pelayanan kesehatan, bupati meminta kepada instansi terkait dan petugas medis untuk melakukan pelayanan jemput bola atau mendatangi warga bila ada yang menderita sakit.

“Petugas harus datang ke rumah warga bila ada yang sakit. Ini untuk mengurangi aktivitas berkumpul masyarakat,” jelasnya.

Terkecuali, sambungnya, bagi warga atau pasien yang menderita penyakit tertentu yang harus mendapat perawatan medis di Puskesmas atau rumah sakit.

Malakukan Aksi Bersih Non Massal

Selain tujuh maklumat yang disampaikan, Bupati Kepulauan Seribu juga meminta aparatur negara mulai esok, Minggu (15/3) melakukan kegiatan kebersihan dan penyemprotan disinfektan di gedung-gedung pemerintah, RPTRA, dan masjid.

Hal ini, menurut dia bukan kerja bakti massal, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Kepulauan Seribu untuk melaksanakan upaya kebersihan.

“Bukan kerja bakti massal, kita berupaya meminimalisir berkumpulnya orang atau warga dalam satu tempat,” ucapnya.

Pos terkait