Dukung Maklumat Bupati, KNPI Minta Lockdown Diberlakukan di Pulau Seribu

  • Whatsapp
etua KNPI Kepulauan Seribu, Lukman Hadi (Foto : Furqon)

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kepulauan Seribu Lukman Hadi mendukung maklumat yang disampaikan Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad terkait dengan upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) di Kepulauan Seribu.

Namun begitu, Lukman menilai maklumat saja tidak cukup. Pasalnya, dengan penyebaran corona yang masif di Indonesia mengharuskan tindakan lebih konkrit dilakukan dan salah satunya dengan memberlakukan lockdown untuk wilayah Kepulauan Seribu.

Bacaan Lainnya
loading...

‘Harus konkrit, jangan ragu-ragu. Kami (KNPI) meminta dengan sangat agar diberlakukan lockdown sementara atau selama 14 hari untuk wilayah Kepulauan Seribu,” tegas Lukman kepada wartawan, Sabtu (14/3).

Dikatakannya, demi keselamatan masyarakat dan mencegah penularan virus serta hal-hal yang ditakuti terjadi di Kepulauan Seribu tindakan lockdown sangat diperlukan mengingat kapasitas pelayanan kesehatan di wilayah Jakarta kepulauan ini belum dapat diandalkan.

Terakait dengan aktivitas pariwisata bila diberlakukan lockdown, Lukman beralasan bahwa hal tersebut perlu kerelaan para pelaku wisata. Karena tidak dapat dipungkiri aktivitas wisata menjadi salah satu akses tertinggi penyebab penularan corona.

“Sekarang aja Gubernur DKI sudah tetapkan tempat wisata milik DKI diliburkan. Lah, artinya kenapa tidak untuk sementara wisata ke Kepulauan Seribu diliburkan dulu, menunggu situasi lebih kondusif,” terangnya.

Terpenting, sambungnya, sementara di wilayah Kepulauan Seribu memberlakukan lockdown pihak Provinsi DKI Jakarta melalui pemerintah kabupaten tetap memperbolehkan trasportasi barang dan logistik kebutuhan pokok masyarakat.

“Tentunya juga diberlakukan pengawasan ketat untuk barang dan orang yang membawa. Kita sangat berharap di Kepulauan Seribu tidak ada warganya terjangkit virus corona,” harapnya.

Selain itu, Lukman juga mendesak agar Pemkab Kepulauan Seribu melalui Suku Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan dor to dor atau langsung ke rumah-rumah warga. Langkah itu dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat Kepulauan Seribu tidak terjangkit penyakit itu.

Sementara saat disinggung tentang lockdown untuk wilayah Kepulauan Seribu, Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad mengatakan hal tersebut belum perlu. Saat ini, pihaknya akan berusaha sekuat tenaga untuk melakukan antisipasi dan pencegahan penyebaran virus corona.

“Sepertinya belum perlu, kita akan semakin tingkatkan antisipasi dan pencegahan dengan melaksanakan tujuh hal yang telah saya sampaikan,” katanya.

Berikut tujuh maklumat Bupati Kepulauan Seribu dalam mengatisipasi dan mencegah penyebaran virus corona;
1. Apel atau upacara hari Senin bagi ASN ditiadakan,
2. Perpustakaan dan RPTRA untuk sementara diliburkan,
3. Perketat pengawasan bagi orang (warga dan wisatawan) masuk dan keluar dari Kepulauan Seribu,
4. Semua kantor pemerintahan termasuk sekolah dan lainnya wajib menyediakan cairan hand sanitizer,
5. Mensosialisasikan cara bersalaman terbaru dengan tidak bersentuhan,
6. Melakukan aksi kebersihan di gedung pemerintah, masjid, dan tempat-tempat berkumpul masyarakat,
7. Selalu mengikuti perkembangan yang kapan saja berubah.

Pos terkait