Warga Pulau Seribu Diminta Kenali Gejala Virus Corona

  • Whatsapp
Foto : Sosialisasi Gejala Virus Corona (Dok. pulauseribu.jakarta.go.id)

Meski belum ada indikasi penyebaran virus Corona di Indonesia, namun masyarakat, khususnya warga di Kepulauan Seribu diminta perlu memahami ciri-ciri dari gejala virus Corona.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI, ada tipe pasien yang perlu diawasi dengan berbagai ciri gejala penyakit, yaitu seseorang yang mengalami gejala pernafasan akut, dengan disertai demam lebih dari 38 derajat Celcius atau ada riwayat demam, batuk/pilek/nyeri tenggorokan, infeksi yang menyerang satu atau kedua paru-paru (pneumonia) ringan hingga berat berdasarkan gejala klinis dan atau gambaran radiologi.

Bacaan Lainnya

loading...

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menjelaskan, masyarakat perlu melakukan tindakan kewaspadaan dini untuk menghindari pneumonia akibat virus Corona.

“Masyarakat yang mengalami gejala demam, batuk, sesak nafas dan baru kembali dari negara terjangkit dalam 14 hari sebelum sakit, agar segera berobat ke Puskesmas dan rumah sakit terdekat. Terapkan etika batuk, gunakan masker jika menderita sakit dengaan gejala infeksi saluran nafas, mencuci tangan lima waktu. Dan mencuci tangan dengan air mengalir serta sabun lalu bilas sekitar 20 detik, jika tidak tersedia air dapat menggunakan cairan pembersih tangan yang mengandung alkohol 70-80 persen,” kata Dwi Oktavia, Sabtu (29/02/2020).

Kewaspadaan dini sejauh ini telah dilaksanakan Pemprov DKI Jakarta yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI dalam bentuk mengaktifkan thermal scanner dipintu masuk negara, membuat surat edaran kewaspadaan terhadap virus Corona kepada rumah sakit, puskesmas, dan klinik untuk meningkatkan kewaspadaan, menyiapkan alat pelindung diri sesuai standart, meningkatkan kompetensi petugas kesehatan dan mengatur alur rujukan pasien terduga pneumonia akibat virus Corona, memberikan edukasi kepada masyarakat terkait virus Corona melalui media eletronik dan sosial.

Kepala Sudin Kesehatan Kepulauan Seribu, Herwin Meifendy menjelaskan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga telah melakukan sosialisasi pencegahan dan penyebaran virus Corona kepada seluruh warga di DKI Jakarta, melalui webinar dan seminar, mengaktifkan sistem koordinator wilayah dan tim Tim Gerak Cepat (TGC) di Dinas Kesehatan dan jajaran, menghadirkan Call Center baik melalui telp/sms/ wa pada nomor 081388376988, aplikasi CRM dan Jakarta Siaga 112.

“Kita harapkan warga di Kepulauan Seribu mengetahui kewaspadaan dini yang perlu dilakukan dari penyebaran virus Corona, apalagi Dinas Kesehatan DKI Jakarta terus melakukan sosialisasi, sehingga tidak perlu khawatir dengan kehadiran 188 WNI yang akan diobservasi di Pulau Sebaru Kecil,” tutur Herwin Meifendy.

Seperti diketahui, 188 WNI yang diobservasi di Pulau Sebaru Kecil sudah memiliki sertifikat sehat dari pemerintah Hong Kong dan dokter kapal World Dream.

Sumber Berita : www.pulauseribu.jakarta.go.id

Pos terkait