Warga Pulau Seribu Tuntut Penjelasan Observasi Corona Langsung dari Kemenkes

  • Whatsapp

Warga di wilayah Kepulauan Seribu Utara meminta agar sosialisasi dan penjelasan terkait rencana observasi WNI dari Kapal Pesiar World Dream di Pulau Sebaru Kecil langsung disampaikan oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

Pasalnya, warga ingin kepastian terkait status 188 WNI tersebut telah positif terjangkit virus atau mereka dalam kondisi sehat.

Bacaan Lainnya

loading...

“Kami ingin ada kepastian informasi dari pihak yang berkompeten dalam hal ini Kemenkes,” tuntut Khairul Waroh, Ketua RW 04 Kelurahan Pulau Kelapa saat acara Sosialisasi Rencana Observasi yang dilakukan Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad di Kantor Camat Kepulauan Seribu Utara di Pulau Kelapa, Selasa (25/2).

Menurut Khairul, warga perlu mengetahui dengan pasti kondisi 188 WNI yang akan diobservasi. Bila mereka tidak terjangkit virus warga mungkin akan menerima, namun kalau positif hal itu sangat dikhawatirkan.

“Soal hidup dan mati, itu kewenangan Allah. Tapi, kami warga punya hak untuk kepastian informasi agar tidak menimbulkan keresahan,” tegasnya.

Baca Lagi : Elemen Masyarakat Pulau Seribu Sikapi Observasi Corona di Pulau Sebaru

Masih disampaikan Khairul, dirinya sangat paham terkait prosedur atau aturan yang bila tetapkan oleh negara. Akan tetapi, sebagai rakyat, warga Kepulauan Seribu juga punya hak jaminan kesehatan karena itu adalah hak dasar kemanusiaan.

“Kami (warga. red) dalam posisi tidak berdaya, jadi kami sangat berharap ada jaminan dari negara bahwa observasi virus corona ini tidak akan merugikan dan berdampak negatif untuk Kepulauan Seribu,” ucapnya.

Menanggapi pernyataan warga tersebut, Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad menekankan bahwa 188 Anak Buah Kapal (ABK) Pesiar World Dream adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang sehat.

“Proses Observasi adalah prosedur yang ditetapkan secara internasional, ini juga dalam bentuk kehati-hatian dan harus diyakinkan kondisi mereka sebelum kembali masyarakat,” bebernya.

Baca lagi : Sikapi Observasi Corona, Bupati : Kita Harus Ikhlas Ini Kepentingan Negara

Bupati kembali menyampaikan, pemilihan Pulau Sebaru Kecil sebagai lokasi observasi merupakan kebijakan negara atas dasar daya dukung pulau itu yang sebelumnya dipergunakan sebagai tempat rehabilitasi narkoba.

Baca Lagi : Pemilihan Pulau Sebaru Kecil, Husein : Atas Pertimbangan yang Matang

“Yang memikirkan ini Presiden dan para mentri, Pulau Sebaru dinilai paling memungkinkan menjadi tempat observasi 188 warga negara kita ini,” jelas Husein. (*)

Pos terkait