KPKP Pulau Seribu : Larangan Pengambilan Batu Karang dan Pasir Laut Harga Mati

  • Whatsapp
Foto : Untuk menjaga kelestarian alam dan meningkatkan produksi ikan di perairan Kepulauan Seribu, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu menegaskan pelarangan pengambilan batu karang dan pasir laut harga mati. (Dok. KPKP Kep. Seribu)

Untuk menjaga kelestarian alam dan meningkatkan produksi ikan di perairan Kepulauan Seribu, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu menegaskan pelarangan pengambilan batu karang dan pasir laut harga mati.

“Apalagi untuk kebutuhan komersial atau diperjualbelikan, kami akan tindak tegas,” tegas Devi Lidya, Kasudin KPKP Kepulauan Seribu kepada beritapulau, Jumat (21/2) siang.

Bacaan Lainnya

loading...

Menurut Devi, penggunaan batu karang sebagai material bangunan oleh masyarakat harus dihentikan, ini terkait dengan pengaruh dan sanksi peraturan pemerintah yang melarang penggunaan terumbu karang untuk kepentingan apapun.

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, disebutkan dalam pasal 35 yang melarang kegiatan dalam memanfaatkan sumber daya pesisir atau wilayah pesisir seperti pengambilan terumbu karang.

Jika ada yang memanfaatkan terumbu karang, sesuai dengan UU RI No 27 Tahun 2007 BAB XVII, oknum warga tersebut akan diganjar pidana penjara minimal 2 tahun dan maksimal 10 tahun, dan pidana denda minimal Rp 2 miliar dan maksimal Rp 10 miliar.

Baca : Dilema Batu Karang, Warga Diimbau Tak Lagi Gunakan Material Laut

Devi menambahkan, pemanfaatan terumbu karang akan sangat mempengaruhi kondisi lingkungan, di mana terumbu karang berguna sebagai penjaga garis pantai dan daratan tetap terlindungi dari erosi dan abrasi.

Selain itu, sambungnya, terumbu karang berfungsi sebagai pemecah ombak dan gelombang laut sehingga memberikan perlindungan yang substansial terhadap bencana alam dengan mengurangi energi gelombang.

“Terumbu karang juga memiliki nilai biologis yang tak kalah penting. Dengan adanya terumbu karang menjadi tempat pemijahan ikan dan hewan laut,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Kasudin mengatakan, dari segi ekonomi juga sangat berpengaruh jika terumbu karang dijaga dengan baik, maka ikan yang ada di suatu tempat akan semakin banyak.

“Maka dari itu, menjaga terumbu karang itu sangat penting karena manfaat dari terumbu karang itu sangat banyak,” tutup Devi.

Pos terkait