Ditelusuri, Penyalahgunaan Narkoba di Pulau Kelapa Mengkhawatirkan

  • Whatsapp

Paparan Narkotika dan Obat/Bahan Berbahaya atau Narkoba di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara kondisinya kini telah mengkhawatirkan. Betapa tidak, barang terlarang itu bahkan telah meracuni pemuda  hingga mensasar remaja usia sekolah.

Dari penelusuran beritapulauseribu.id, narkoba jenis ganja begitu mudah didapat dan bahkan jenis sabu diperkirakan hingga tak kurang dari satu kilogram dikonsumsi per bulan oleh para pemakai di salah satu pulau padat pemukiman di Kepulauan Seribu ini.

Bacaan Lainnya
loading...

Situasi ini jelas membuat keresahan dan keprihatinan, pasalnya selain merusak mereka yang memakai juga merugikan keluarga dan lingkungan sekitar. Apalagi akibat pastinya akan merusak generasi penerus di Pulau Kelapa.

Seperti diungkapkan oleh Selamet Saiman, seorang tokoh masyarakat Pulau Kelapa. Menurut dia, kondisi peredaran narkoba di Pulau Kelapa telah mengkhawatirkan dan segera dilakukan upaya pemberantasannya.

“Sudah mengkhawatirkan, mereka begitu gampang mendapatkan. Bahkan, anak-anak sekolah juga terindikasi jadi pemakai,” sebut Selamet.

Dikatakan Selamet yang juga aktif di salah satu organisasi anti narkoba ini berharap kondisi membahayakan generasi penerus ini segera dihentikan dengan tindakan tegas pihak berwenang sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Tidak ada jalan lain selain tindakan tegas dengan memberantas oknum pengedar dan bila perlu dilakukan tes urine bagi mereka yang terindikasi,” katanya.

Dari informasi yang disampaikan Selamet, pemakai narkoba di Pulau Kelapa beragam dari masyarakat umum, siswa sekolah, bahkan diduga hingga mereka yang menjadi pekerja di instansi pemerintah, seperti PJLP dan PPSU.

Pos terkait