Tim Gabungan akan Tertibkan  Pukat Harimau di Pulau Seribu

  • Whatsapp

Tim gabungan terdiri dari sejumlah unsur di Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu akan melakukan penertiban terhadap nelayan yang masih menggunakan alat tangkap ikan tak ramah lingkungan di perairan Kepulauan Seribu.

Lurah Pulau Pari Mahtum mengatakan, tim gabungan akan melakukan penertiban nelayan yang menggunakan jaring jenis pukat harimau dan lainnya yang tak ramah lingkungan.

Bacaan Lainnya

loading...

“Informasi yang saya terima penertiban akan dilakukan pada akhir pekan ini,” ujar Mahtum, Kamis (13/2).

Menurut Mahtum, penertiban dilakukan tindak lanjut dari keluhan nelayan Pulau Lancang yang merasa dirugikan dengan maraknya kapal-kapal dari wilayah pesisir Banten yang menggunakan jaring jenis pukat.

“Terutama nelayan rajungan Pulau Lancang yang bubunya rusak karena tergerus jaring pukat,” sebut Mahtum.

Kepala Satpol PP Kepulauan Seribu Rahmat Lubis menambahkan, tim gabungan yang akan melakukan penertiban sekitar 50 personil dari Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Kepulauan Seribu, Satpol PP, Kepolisian, dan TNI.

“Penertiban bagian dari penegakan Perda, sasaran kita pengguna pukat dan bagan-bagan tancap yang berada di perairan Kepulauan Seribu,” tegas Rahmat.

Pos terkait