Asal Pasang, Proyek Galian Pipa SWRO Diprotes Pemilik Lahan

  • Whatsapp

Proyek galian dan pemasangan pipa sistem penyediaan air bersih melalui Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) berlokasi di RT 001/01 Kelurahan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan diprotes pemilik lahan. Pasalnya, pemilik menuding pelaksana proyek asal pasang tanpa meminta izin terlebih dahulu.

“Secara pribadi saya dukung program ini, tapi kan ada mekanisme saat menggunakan lahan milik perorangan. Minimal minta izin ke pemilik lahan,” ucap Nasrullah (48), warga Pulau Tidung yang juga pemilik lahan tersebut.

Baca Lagi :

Nasrullah atau biasa disapa Sandi ini mengaku dibuat kesal oleh pelaksana proyek (pihak ketiga) kegiatan Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta ini. Pasalnya, lahan miliknya sepanjang 24 meter digali seenaknya dan setelah itu ditinggalkan tanpa dirapikan kembali.

“Intinya saya protes, kalau perlu akan saya hadapi bila masalah ini dibawa kerana hukum. Saya pemilik lahan dan punya hak penuh atas lahan itu,” tegas Nasrullah dengan nada geram.

Untuk membuktikan tindakannya, Nasrullah mengancam akan memutus jaringan dan menyita pipa yang telah ditanam di lahan miliknya yang memang selama ini dimanfaatkan sebagai jalan setapak warga.

Baca Juga :

“Barang yang sudah ada di tanah sudah menjadi milik saya. Tidak apa-apa, kasus ini harus jadi perhatian pihak berkepentingan agar tahu tata krama menggunakan lahan orang,” tuturnya.

Sebelumnya, Nasrullah menyampaikan tindakan tidak menyenangkan juga pernah dilakukan pihak yang sama beberapa waktu lalu. Saat itu, dia mengaku sempat naik pitam lantaran lahan miliknya dijadikan tempat pembuangan limbah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

“Ini kan sudah kelewatan, yang lalu saya masih bersabar. Sekarang tidak lagi, sampai mana pun saya ladeni. Biar saja pimpinannya datang ke saya,” tandasnya.

loading...
  • Whatsapp