Setelah Tanam Jeruk Limau, Polisi Lepas Penyu di Pulau Rakittiang

  • Whatsapp

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Seribu menanam sebanyak 50 bibit pohon jeruk limau di Pulau Rakittiang (Kelapa Dua), Kelurahan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, akhir pekan lalu.

Selain menanam bibit pohon jeruk limau, sekitar 2 ribu bibit mangrove juga ditanam di sekitar pantai pulau tersebut. Kegiatan yang juga dilakukan bersama perangkat pemerintahan setempat dan Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu (TNKps) ini merupakan perwujudan dari program Polri Peduli Penghijauan.

“Kita melaksanakan program Polri Peduli Penghijauan, Program ini sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan dan upaya dalam mencegah pemanasan global maupun bencana alam,” ujar Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP M. Sandy Hermawan.

Menurut Kapolres, wilayah Kepulauan Seribu bergeografis kepulauan yang rentan terhadap ancaman abrasi dan degradasi air tanah. Penanaman pohon merupakan bentuk pencegahan yang paling efektif dan itu harus dilakukan sejak dini.

“Mari hijaukan kembali lingkungan kita guna mengembalikan keseimbangan alam. Kita menanam sekarang, dan kita tinggalkan warisan alam yang baik kepada anak cucu kita” ajak Sandy.

Usai menanam pohon, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan penyu hijau ke laut. Pelepasan dari penangkaran bertujuan menjaga populasi hewan dilindungi itu dari ancaman kepunahan.

“Kita juga melepas penyu hijau, agar populasinya di laut tetap terjaga,” tandasnya.

loading...
  • Whatsapp