Implementasi EoDB, Pulau Seribu Inventarisir Masalah Penghambat Investasi

  • Whatsapp

Investasi pembangunan dari private sektor (swasta) dinilai memberikan kontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu (PKKS) melakukan inventarisasi masalah-masalah penghambatnya.

“Kita ingin percepatan investasi di Kepulauan Seribu agar berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi, usai mengadakan rapat koordinasi (Rakor) terkait Easy Of Doing Business (EoDB) di Gedung Mitra Praja, Sunter, Jakarta Utara, Rabu (8/1). 

Dikatakan Junaedi, percepatan kemudahan berusaha investasi merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2019 tentang EoDB yang akan diberlakukan di Kabupaten Kepulauan Seribu.

“Dalan rakor kita ingin meng-inventarisasi masalah-masalah dari terjadinya penghambatan berinvestasi di Kepulauan Seribu,” katanya.

Sejauh ini, sambung Junaedi, dua perusahaan yakni PT Panorama dan PT Putra Bahari akan berinvestasi mengembangkan sektor pariwisata. Mereka masih dalam tahap perizinan. 

“Ada beberapa lagi investor yang berminat mengembangkan pariwisata Kepulauan Seribu. Kita berupaya mempermudah prosesnya, karena keberadaan investasi dapat meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat ,” pungkasnya.

loading...
  • Whatsapp