Banjir Jakarta dan Sekitarnya, Sampah Serbu Laut Pulau Seribu

  • Whatsapp

Banjir yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya awal tahun 2020 ini turut berdampak bagi wilayah Kepulauan Seribu. Terbukti, air banjir yang mengalir ke laut membawa serta sampah dan sudah pasti mengotori laut di wilayah Jakarta kepulauan ini.

Seperti tampak pada perairan laut sekitar teluk Jakarta, Jumat (3/1) puluhan atau mungkin ratusan ton berbagai jenis sampah terhampar di permukaan laut. Tak lama lagi, sampah-sampah itu akan menghiasi pantai pulau-pulau di Kepulauan Seribu.

Menanggapi sampah di laut Kepulauan Seribu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sudin LH Kepulauan Seribu Yayat Supriatna mengatakan, menyikapi persoalan sampah kiriman pascabanjir, pihaknya melakukan peningkatan penanganan sampah di pesisir pulau-pulau permukiman di Kepulauan Seribu. 

“Penyisiran sampah di pesisir dan dermaga kita tingkatkan” kata Yayat.

Menurut dia, keberadaan sampah di pesisir laut Kepulauan Seribu saat ini masih dalam kondisi wajar dan kondusif. Namun begitu, dia mengaku tetap menyiagakan penanganan dengan lebih meningkatkan pemantauan petugas dan memberlakukan pembersihan berkala.

“Sementara berdasarkan pantauan kami, sampah di pesisir Kepulauan Seribu masih dalam kondisi wajar dan kondusif, tetapi kita tetap siaga,” ungkap Yayat.

Terkait sampah di tengah laut, Kasudin menuturkan, bahwa hal itu diluar kemampuan pihaknya. Karena, terkendala dengan keterbatasan armada kapal dan penggunaan alat yang masih secara manual sangat berisiko terhadap keselamatan petugas.

“Kami tidak merekomendasi penanganan sampah langsung di tengah laut. Selain alat kita terbatas juga berisiko pada keselamatan petugas karena kondisi perairan laut Kepulauan Seribu sedang angin dan ombak tinggi,” tuturnya.

Saat ini, sambung dia, untuk meminimalisasi sampah hanyut ke laut, pihaknya melakukan upaya penanganan tumpukan sampah dari badan sungai dan optimalisasi saringan sampah di sejumlah muara sungai yang ada di Jakarta daratan.

“Seperti penanganan sampah di Sungai Ciliwung, mulai dari Kampung Melayu hingga Pluit, kita jagain dan bersihkan agar tidak hanyut ke laut,” terangnya.

Berikut hasil tangkapan video amatir warga terkait sampah mengotori laut Kepulauan Seribu :

  • Whatsapp