Bangga, Karang Taruna Pulau Sebira Raih Kalpataru 2019

  • Whatsapp
Foto : Karang Taruna Unit Pulau Sebira Meraih Piala Kalpataru Tk. DKI Jakarta
Karang Taruna Raih Kalpataru

Karang Taruna Unit Pulau Sebira RW 03 Kelurahan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara menerima penghargaan Kalpataru 2019 untuk katagori penyelamat lingkungan tingkat Provinsi DKI Jakarta.

Penghargaan itu diberikan Provinsi DKI Jakarta atas peran karang taruna dalam aksi penangkaran penyu sisik dan mejaga kelestarian hutan mangrove.

“Tentunya kami bahagia dan bersyukur, penghargaan ini mendorong kami untuk terus melakukan yang terbaik untuk Pulau Sebira,” ungkap Ketua Karang Taruna Unit RW 03 Kelurahan Pulau Harapan, Gunawan kepada beritapulauseribu.id, Rabu (18/12).

Menurut dia, penghargaan ini diterima tak lepas dari dukungan pemangku kepentingan di Pulau Sebira serta pembinaan dan pendampingan yang dilakukan oleh Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu.

“Hasilnya maksimal, kita menerima Kalpataru. Diharapkan momentum ini juga menjadi sarana promosi Pulau Sebira, meski di pulau kecil dan jauh, kami masih dapat berprestasi,” ucap Gunawan.

Disebutkannya, karang taruna menerima penghargaan Kalpataru berdasarkan aksi nyata melakukan pelestarian lingkungan dengan program swadaya penanaman 10 ribu pohon mangrove dan aktivitas penangkaran penyu sisik.

“Kita lakukan secara swadaya, itu yang menjadi nilai tambah dalam penilaian. Seperti penangkaran penyu sisik, kita mandiri dan bisa,” imbuh Gunawan.

Ketua RW 03 Kelurahan Pulau Harapan, Ali Kurniawan menyambut baik prestasi yang diraih karang taruna unit Pulau Sebira. Dia mengatakan, penghargaan itu membuktikan bahwa warga Pulau Sebira dapat berbuat yang terbaik untuk Kepulauan Seribu.

“Bangga, kita memberikan kebanggan untuk Kepulauan Seribu. Semoga ini menjadi perhatian semua pihak, Pulau Sebira memiliki potensi yang tidak kalah dengan pulau permukiman lainnya di Kepulauan Seribu,” tutur Ali.

Sementara Kepala Seksi Peran Serta Masyarakat dan Penataan Hukum Sudin LH Kepulauan Seribu, Ardian Prahara mengatakan, pihaknya melakukan pembinaan kepada kelompok swadaya yang berusaha menjaga kelestarian penyu sisik di Pulau Sebira.

“Mereka kita usulkan masuk dalam kelompok konservasi pelestarian keanekaragaman hayati yang meliputi genetik, spesies dan ekosistem. Hasilnya, mereka jadi yang terbaik,” papar Ardian.