Cek Kesehatan, Pelamar Kerja Serbu RSUD Kepulauan Seribu

  • Whatsapp

BPS.id – Sejumlah calon pelamar kerja menyerbu RSUD Kepulauan Seribu. Mereka mengajukan permohonan pemeriksaan kesehatan dan keterangan bebas narkoba.

Dari pantauan beritapulauseribu.id, Jumat (6/12) di RSUD Kepulauan Seribu di Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, tampak para pelamar memenuhi lorong rumah sakit, mereka menunggu antrean pemeriksaan.

Sumber data RSUD Kepulauan Seribu menyebutkan, hampir sepekan ini RSUD telah mencetak 165 lembar Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN) dan 171 lembar hasil pemeriksaan kesehatan medical cek up (MCU).

“Untuk persyaratan berkas lamaran PJLP LH, saya selalu cek kesehatan dan keterangan bebas narkoba di sini,” ungkap Suhendra (27) warga Pulau Pari RW 04 Kelurahan Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan.

Hal senada dikatakan Surya (52) warga RW 02 Kelurahan Pulau Harapan, bersama sejumlah temannya dia melakukan pemeriksaan ulang sebagai syarat perpanjangan kontrak.

“Di sini lebih terjangkau, kalau di rumah sakit darat jauh lebih mahal, apalagi ditambah ongkos kapal dan kebutuhan hidup di sana,” jelas Surya.

Informasi yang diterima dari sejumlah pelamar kerja, untuk pemeriksaan MCU dikenakan biaya sebesar Rp 260 ribu. Sedangkan pemeriksaan bebas narkoba (SKBN) sebesar Rp 180 ribu.

Direktur RSUD Kepulauan Seribu, dr. A. Api Iron mengatakan, bahwa pihaknya akan berusaha maksimal untuk melayani peserta MCU dan SKBN. Namun demikian, dia berharap seharusnya ada koordinasi lintas sektoral terlebih dahulu terkait dengan penerimaan tenaga kerja.

“Rumah sakit di Kepulauan Seribu hanya ada satu, butuh perencanaan yang baik agar dapat melayani dengan optimal,” tuturnya.

Terkait pelayanan MCU di RSUD Kepulauan Seribu, Api Iron mengaku hal itu dalah tantangan. Pasalnya, dengan tingginya minat pemeriksaan kesehatan, kondisi fasilitas MCU di RSUD Kepulauan Seribu masih terbatas.

“Kita akan tetap berusaha melayani, ini tantangan dan semoga kami dapat selalu meningkatkan mutu dalam melayani masyarakat,” paparnya.

loading...
  • Whatsapp