Bawaslu Ajak Partisipatif Masyarakat Melalui Sarana Kebudayaan

  • Whatsapp

BPS.id – Untuk membentuk karakter dan kesadaran politik masyarakat, menjadikan pemilu berintegritas, mencegah terjadinya konflik, mendorong tingginya partisipasi publik, meningkatkan kualitas demokrasi.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Seribu gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Melalui Sarana Kebudayaan, di Sunlake Hotel, Jakarta Utara, Jumat (29/11).

Baca lagi : Bawaslu Kepulauan Seribu Gelar Evaluasi Sentra Gakkumdu

“Kedepan kita harapkan terus dilakukan pengawasan Pemilu dan terus menghadirkan kondisi yang baik di Kepulauan Seribu,” ungkap Syaipudin, Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Seribu.

Tentunya, kata dia, pendekatan sarana kebudayaan ini menjadi pendukung sehingga kondisi yang sudah baik di Kepulauan Seribu dapat terwujud di Pemilu kedepan.

“Sarana Kebudayaan ini sendiri menjadi salah satu cara melibatkan masyarakat untuk bisa terus mensukseskan pemilu kedepannya, sehingga meminimalisir pelanggaran,” papar Syaipudin.

Baca lagi : Evaluasi, Bawaslu Dorong Keterlibatan Masyarakat Awasi Pemilu

Ketua Bawaslu DKI Jakarta, M. Jufri menambahkan, pendekatan kebudayaan diyakini menjadi salah satu pendukung untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya pengawasan Pemilu.

“Bawaslu sudah menjalankan pemilu dengan baik, termasuk di wilayah Kepulauan Seribu. Namun Bawaslu juga perlu menyiapkan pemilu kedepan,” paparnya.

Karena itu, sambung Jufri, perlu dilakukan kegiatan mendidik kepada masyarakat sejak dini, salah satunya dengan pendekatan sarana budaya. “Sehingga masyarakat tersentuh dengan program-program pengawas pemilu,” pungkasnya.

  • Whatsapp