SPBU Apung akan Dipasok 13,8 Juta Liter BBM Perbulan

  • Whatsapp

PULAU KARYA – Stasiun Pengisihan Bahan Bakar Umum (SPBU) Apung milik PT Pertamina ditargetkan beroperasi di Kepulauan Seribu awal tahun 2020 mendatang. SPBU tersebut akan dipasok Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar sebanyak 13,8 juta liter per-bulan.

PT Pertamina menggandeng PT Alinda Nusantara sebagai operator SPBU Apung yang akan berlokasi di sekitar perairan Pulau Karya, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu.

“Pasokan BBM sebesar 13,8 juta liter perbulan. Jumlah itu untuk memenuhi konsumsi sekitar 1300 nelayan di Kepulauan Seribu,” ungkap Randy, General Manager (GM) PT Alinda Nusantara, Selasa (26/11/2019).

Baca lagi : Wabup Pulau Seribu : SPBU Apung Layani Nelayan Awal 2020

Terkait pelayanan, Rendy mengatakan, pihaknya hanya melayani nelayan yang telah terdata dan memiliki bukti kartu pelayanan dari Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Kepulauan Seribu.

“Nelayan yang boleh membeli BBM bersubsidi di SPBU Apung sebelumnya harus mendapatkan surat bukti pembelian dari Sudin KPKP Kepulauan Seribu,” sebut Rendy saat melakukan peninjauan lokasi SPBU Apung bersama Tim SPBU Pertamina dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu.

Surat itu, kata dia, menunjukkan bukti kapasitas tengki BBM kapal dan sesuai dengan jadwal pembelian yang ditentukan. “Untuk menghindari aksi curang penimbunan BBM dan penjulan kembali BBM bersubsidi,” paparnya.

Terkait dengan standar operasional prosedur (SOP) pelayanan SPBU, Randy meyakini, pihaknya akan melaksanakan pelayanan sesuai dengan standar Marine Pollution sebagai syarat pelayanan kapal tanker.

“Kita ada standar pelayanan dan itu berlaku pada pelayanan SPBU nasional dan internasional,” pungkasnya.

loading...
  • Whatsapp