Tak Berizin, Pecinta Anjing Gagal Berlibur ke Pulau Pari

  • Whatsapp

BPS.id – Lantaran tak mengantongi izin dan tidak menggunakan kapal khusus pembawa hewan, pecinta anjing yang tergabung dalam komuditi anjing terpelihara gagal berlibur ke Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu, Minggu (24/11/2019).

Hal itu terjadi, karena penggalang komuditi disebutkan bernama Edison tak mampu menunjukkan izin dari pihak berwenang. Keberadaan 20 ekor anjing yang siap naik kapal melalui dermaga penumpang Marina Ancol, dikhawatirkan akan menggangu aktivitas sosial warga Pulau Pari.

“Kita sudah melakukan tindak persuasif dengan meminta pihak komuditi menunjukkan izin kegiatannya. Mereka tidak punya izin tertulis,” ungkap Wakil Kepala Kepolisian Sektor Kepulauan Seribu Selatan, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Abdul Kadir peda bertapulauseribu.id.

Selain tak berizin, penggunaan kapal penumpang orang untuk membawa hewan juga menyalahi aturan. Dan yang terpenting, keberadaan anjing sangat bertolak belakang dengan kearifan lokal warga Kepulauan Seribu.

“Daripada terjadi penolakan dan berujung pada tindakan yang tak diinginkan. Kita lakukan tindak prefentif dengan meminta penggalang komuditi membatalkan acaranya,” tegasnya.

Tokoh masyarakat Pulau Pari, Ujang Jabar mendukung tindak tegas yang dilkukan Kepolisian. Menurut dia, Kepolisian sudah tepat membatalkan niat berlibur komuditi itu ke Pulau Pari. “Masya Allah, ini soalan penting, Pak Polisi sangat tepat. Karena, warga kami pun pasti menolak tegas,” ungkapnya.

“Yang ada hanya mudorat, tidak ada manfaatnya. Jadi saya menghimbau agar agen travel di Pulau Pari harus selektif menerima pesanan pengunjung. Jangan hanya liat keuntungan pribadi aja, harus perhatikan kearifan lokal,” papar Ujang yang juga tokoh agama di Pulau Pari ini.

loading...
  • Whatsapp