KNPI Ingin IPA SWRO di Pulau Seribu Dibangun ‘Tak Setengah Hati’

  • Whatsapp

KEPULAUAN SERIBU – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kepulauan Seribu menginginkan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) berteknologi Sea Water Reserve Osmosis (SWRO) di Kepulauan Seribu tak dilakukan ‘setengah hati’.

“Ketersedaain Air bersih adalah salah satu kebutuhan pokok dan sangat didambakan masyarakat. Dengan itu, kami sangat berharap pembangunan IPA SWRO di Kepulauan Seribu dilakukan dengan tidak setengah hati,” ungkap Didi Setiadi, Ketua KNPI Kepulauan Seribu pada beritapulauseribu.id, Rabu (20/11/2019).

Menurutnya, pembangunan IPA dengan teknologi SWRO bukan pertama kali ada di Kepulauan Seribu. Jauh sebelum Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta dan PAM Jaya membangun fasilitas itu, sejumlah lembaga dan kementrian terlebih dulu sudah membangun dan saat ini ada yang sudah tidak beroperasi.

“Sudah ada di beberapa pulau berpenduduk, pada awalnya beroperasi baik. Tapi, setelah dua atau tiga tahun stop operasi karena terkendala perawatan. Jadi, kalau bisa program yang saat ini berjalan dapat berkelanjutan,” pinta Didi.

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Juaini Yusuf menjelaskan, seluruh pembangunan IPA berteknologi SWRO menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta sejak 2016. Operator fasiltas SWRO adalah PD PAM Jaya. “Ke depan ada pulau-pulau lagi yang akan dibangun pada 2020 nanti, sehingga totalnya akan ada 11 SWRO,” jelas Juaini.

Ia menuturkan, pembangunan SWRO bertujuan memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga Kepulauan Seribu dengan asumsi 60 liter per orang setiap hari. “Ini mengacu pada Peraturan Mentteri Kesehatan Nomor 492 tahun 2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum,” paparnya.

Menurut Juaini, SWRO di Pulau Panggang, Pulau Pramuka, Pulau Payung, dan Pulau Kelapa Dua yang baru diresmikan memiliki rincian kapasitas berbeda. Di Pulau Panggang berkapasitas tiga liter per detik, Pulau Pramuka 1,5 liter per detik, Pulau Payung 0,25 liter per detik, dan Pulau Kelapa Dua 0,25 liter per detik.

  • Whatsapp