Kapal-kapal VOC yang Hilang di Kepulauan Seribu

  • Whatsapp

Situs wrecksite.eu mencatat dua kapal VOC, perusahaan dagang Belanda, yang hilang di Kepulauan Seribu, yaitu Bode Hoeker dan ‘t Huis te Kleef.

‘t Huis Te Kleef dinyatakan hilang pada 1 September 1684, saat dalam pelayaran ke Palembang. Dua pekan kemudian, tepatnya 13 September, Bode Hoeker dinyatakan hilang di lokasi yang sama.

 

Kehilangan dua kapal dalam rentang waktu dua pekan membuat VOC kelabakan. Kapal-kapal itu berfungsi mengambil rempah-rempah di pelabuhan-pelabuhan di Sumatera dan Jawa ke Batavia.

Bode Hoeker dibangun di galangan Delft, Belanda, dan melayani VOC mulai tahun 1673 sampai dinyatakan hilang di Kepulauan Seribu. Tidak ada informasi lokasi Bode terkubur untuk selamanya.

Situs wrecksite.eu memperkirakan Bode terkubur di sekitar Angenites Islands, atau Pulau Pari. Kapal secaraberkala mengambil rempah-rempan di pelabuhan Cirebon dan pantai barat Sumatera.

Terakhir, saat hendak menuju pantai barat Sumatera kali terakhir, kapal seberat 96 ton dikomandani Kapten Adriaan Roelofsz van Asperen. Kapal diperkirakan menabrak karang dan karam.

Sebelumnya, Kapten Gerrit Albertsz Scheliinger — yang berpenglaman melewati Capre Good Hope — memerintahkan 200 anak buahnya meninggalkan ‘t Huis te Kleef yang karam di Kepulauan Seribu.

Berebeda dengan Bode, ‘t Huis te Kleef adakah kapal kelas freegat dengan panjang 130 meter. Kapal dibuat tahun 1674 di Amsterdam, dan telah melewati Cape Good Hope sebelum melayani VOC di Nusantara.

Di Hindia-Belanda, kapal mengangkut rempah-rempah dari pelabuhan Tegal, Cirebon, Malaka, dengan tujuan akhir Batavia. Kapal hilang saat berlayar dari Batavia ke Palembang.

Penulis : Teguh Setiawan

  • Whatsapp