Beton 10 Pulau Permukiman, Rp 9,3 M Digelontorkan

  • Whatsapp

PARI – Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kabupaten Kepulauan Seribu mengalokasikan sebesar Rp 9,3 miliar untuk membangun beton tanggul (betonisasi) di sekeliling garis pantai 10 pulau permukiman di Kepulauan Seribu.

Seperti dikutip dari media online Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, pulauseribu.jakarta.go.id, Kepala Sudin SDA Kepulaluan Seribu, Mustajab menyebutkan kegiatan pembangunan beton tanggul di 10 pulau permukiman di Kepulauan Seribu tersedia anggaran sebesar Rp 9,3 miliar.

“Tanggul ini untuk pengamanan pulau, lindungi pulau dari abrasi yang diakibatkan oleh angin barat dan angin timur,” jelas Mustajab, Kamis (07/11/2019).

Seperti pembangunan beton tanggul di Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari, Kepulauan Seribu progres pekerjaanya telah mencapai 60 persen. Lokasi pembangunan beton tanggul di sisi utara pantai pulau tersebut sepanjang 150 meter.

Program betonisasi garis pantai di pulau-pulau berpenduduk dinilai kurang tepat oleh Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi D, H. Muhammad Idris. Menurut politisi dari Partai Nasdem ini, betonisasi melenyapkan salah satu keunggulan setiap pulau sebagai destinasi wisata, yaitu pantai.

“Betonisasi mengubah lanskap perairan sekitar pulau, dan membuat pulau-pulau permukiman menjadi tidak menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati pantai,” tutur Muhammad Idris.

Ditegaskan Idris, saatnya menghentikan betonisasi garis pantai sekujur pulau. Dana ratusan miliar untuk proyek itu mungkin bisa dialihkan ke kebutuhan masyarakat yang paling mendesak, seperti pembangunan IPAL di Pulau Kelapa dan penyediaan lahan pemakaman.